Hikmah Aqiqah, Dalil serta Syarat & Rukunnya

Hikmah aqiqoh dengan dasar yang kuat. Banyak hikmah ibadah aqiqah yang bisa kita petik. Utama ialah memberi pelajaran yang penting bahwa sesembelihan hanya diperuntukkan kepada Alloh Ta’ala. Selain dari itu, mungkin akan kami jelaskan dibawah ini.

Hikmah aqiqoh dengan dasar yang kuat 456

Hikmah aqiqoh untuk merayakan hadirnya si buah hati Anda. Banyak hikmah dari aqiqah yang bisa kita ambil. Inti utama dari hikmahnya yaitu sangat berhubungan dengan tauhid. Sebagaimana dalam Al-Qur’an disebutkan, yang artinya.

Allah Azza Wa Jalla berfirman,yang artinya : “Katakanlah sesungguhnya shalatku,”nusuk”-ku,hidup dan matiku hanyalah untuk Rabb semesta alam.” (QS.Al – An’am : 162).

Kata “nusukiy”, diantara maknanya adalah sembelihanku. Al Imam Al Qurthubi berkata ; nusuk merupakan bentuk jamak dari nasikah atau aqiqah yang bermakna sembelihan hewan qurban. Sebagaimana telah dikatakan oleh Mujahid, Adh Dhahaq, Said bin Zubair dan ahli tafsir selain mereka.

Hikmah Akikah, Akikah Menurut Syaikh Abdullah nashih Ulwan dalam kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam sebagaimana dilansir di sebuah situs memiliki beberapa hikmah di antaranya:

1.Menghidupkan sunah Nabi Muhammad S.A.W dalam meneladani Nabiyyullah Ibrahim alaihissalam tatkala Allah Subhanahu wa Ta’ala menebus putra Ibrahim yang tercinta Ismail alaihissalam.

2.Dalam akikah ini mengandung unsur perlindungan dari syaitan yang dapat mengganggu anak yang terlahir itu, dan ini sesuai dengan makna hadis, yang artinya: “Setiap anak itu tergadai dengan akikahnya.”. Sehingga Anak yang telah ditunaikan akikahnya insya Allah lebih terlindung dari gangguan syaithan yang sering mengganggu anak-anak. Hal inilah yang dimaksud oleh Al-Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyah “bahwa lepasnya dia dari syaithan tergadai oleh akikahnya”.

3.Akikah merupakan tebusan hutang anak untuk memberikan syafaat bagi kedua orang tuanya kelak pada hari perhitungan. Sebagaimana Imam Ahmad mengatakan: “Dia tergadai dari memberikan Syafaat bagi kedua orang tuanya (dengan akikahnya)”.

4.Merupakan bentuk taqarrub (pendekatan diri) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala sekaligus sebagai wujud rasa syukur atas karunia yang dianugerahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan lahirnya sang anak.

5.Akikah sebagai sarana menampakkan rasa gembira dalam melaksanakan syari’at Islam & bertambahnya keturunan mukmin yang akan memperbanyak umat Rasulullah SAW pada hari kiamat.

Hikmah Aqiqah

Hikmah aqiqoh, Aqiqoh Ataupun Akikoh menurut solehaqiqah. Tulisan Diatas adalah bersumber dari https://id.wikipedia.org/wiki/Aqiqah. Kami Solehaqiqah memiliki pandangan yang lebih tentang hikmah akikah.

Sebagaimana Firman Allah Ta’ala (artinya):

”Katakanlah: Sesungguhnya shalatku, penyembelihanku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan Penguasa semesta alam, tiada sekutu bagi-Nya; demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama berserah diri (kepada-Nya).”

(Al-An’am: 162-163).

Sehingga hikmah akikah menurut kami adalah inti dari kehidupan yaitu TAUHID. Menanamkan nilai-nilai Uluhiyyah kepada Bapak maupun untuk si buah hati. Sehingga hikamah akikah terutama adalah kita bisa terhindar dari kesyirikan… Amin.

Rukun aqiqah atau aqiqahan bayi/anak dalam Islam adalah penting. Rukun dalam pelaksanaan aqiqah sebagai ibadah yang menurut mayoritas ulama hukumnya adalah sunnah  muakad ini perlu diketahui calon orang tua. Tahukah anda pengertian dari rukun dalam konteks agama Islam?

Daftar ISI

Pengertian Rukun Aqiqah

Menurut KKBI, rukun adalah suatu hal yang harus dipenuhi sebagai syarat sahnya suatu pekerjaan atau amalan. Jika rukun tidak dipenuhi maka amalan tersebut dianggap tidak sah. Maknya yang kedua, masih menurut KKBI, rukun adalah sendi atau dasar atau asas contohnya adalah rukum iman itu semakna dengan dasar iman. Masih ingat dengan rukum iman yang enam? Baca juga pengertian aqiqah.
Bagi anda para orang tua muslim atau pasangan muda yang baru menikah, ada baiknya mempersiapkan sejak dini untuk menyambut kelahiran sang buah hati secara Islami. Salah satunya adalah dengan mempelajari rukun dalam melaksanakan aqiqah. Anda perlu mengetahui bahwa dengan dikaruniakannya seorang bayi atau anak, baik itu laki-laki maupun perempuan, orangtuanya (yang menafkahi) disunahkan untuk melaksanakan aqiqah pada hari ke-7 sejak kelahiran bayi. Sangat dianjurkan untuk melaksanakan aqiqah yang sesuai dengan tuntunan nabi Muhammad SAW.
Rukun Aqiqah
Anak adalah karunia dari Allah. Pasangan yang baru menikah tentu berharap untuk segera memiliki momongan. Pada saat istri hamil dan bayi pertama lahir, tentunya rasa bahagia dan bingung yang bercampur. Bingung bagaimana seharusnya memperlakukan sang bayi tersebut, terlebih lagi yang syar’i dan Islami. Seperti yang diketahui bersama, bahwa aqiqah merupakan sembelihan binatang an’am sebagai wujud dari penyambutan hadirnya buah hati yang baru lahir dan juga ungkapan syukur kepada Allah atas nikmat dan karunia yang telah diberikan.

Adab Menyambut Kelahiran Bayi Laki-Laki Dan Perempuan Dalam Islam

Beberapa adab dalam menyambut kelahiran sang buah hati secara Islami

  1. Memperdengarkan suara adzan di telinga kanan bayi yang baru lahir
  2. Memperdengarkan suara iqamah di telinga kirinya
  3. Membacakan doa di kedua belah telinganya, misalnya membaca surah Al-Ikhlas
  4. Mengoleskan langit-langit mulut sang bayi dengan kunyahan benda yang manis seperti kurma, buah tamar atau pisang (disebut dengan istilah tahnik)
  5. Tasmiyah atau memberi nama anak tersebut dengan nama-nama yang baik pada hari ketujuh kelahirannya.
  6. Mengadakan walimatul aqiqah atau jamuan dan doa tasyakuran atas kelahirannya pada hari ke-7 kelahiran bayi.
  7. Mencukur rambut sang anak tersebut selepas menyembelih hewan ‘aqiqah (kambing atau domba) untuknya. Untuk anak laki-laki 2 ekor kambing dan untuk anak perempuan 1 ekor kambing
  8. Memberi sedekah seberat rambut sang anak yang dicukur itu atau uang yang nilainya seharga dengan perak.
  9. Menyedekahkan daging aqiqah kepada fakir miskin.

Adab Menyambut Kelahiran Bayi dalam Islam

Rukun Melaksanakan Aqiqah

Bagi keluarga yang ingin melaksanakan aqiqah untuk pertama kali perlu tahu tentu tata cara pelaksanaannya. Dalam artikel ini kami coba uraiakan rukun dan tata cara aqiqah yang sesuai syariat Islam. Baca juga syarat dan ketentuan aqiqah di https://www.pelangiaqiqah.co.id/2018/01/syarat-dan-ketetentuan-aqiqah-untuk-anak-bayi-perempuan/
Bila membicarakan mengenai rukun aqiqah yang akan dilaksanakan tentunya harus sesuai dengan pandangan syariat Islam. Adapun yang meliputi hal-hal bersifat syar’i dalam pelaksanaan aqiqah seperti yang dikutip dari qurban-aqiqah.com/tag/rukun-aqiqah meliputi:

  1. Rukun aqiqah mengenai kapan dilaksanakannya aqiqah.
  2. Rukun aqiqah mengenai kapan rambut bayi tersebut dicukur.
  3. Rukun aqiqah mengenai yang harus dilakukan terhadap rambut cukuran bayi tersebut.

Untuk penjelasan selanjutnya mengenai ketiga hal di atas, maka waktu yang terbaik dilakukan aqiqah di hari ketujuh setelah bayi lahir yang bersamaan juga dengan dicukurnya rambut si bayi. Hal tersebut berdasarkan hadist yang diriwayatkan Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah dari dari sahabat Samurah bin Jundub Radhiyallahu anhu.
كُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّيكُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تَذْ بَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّى
Setiap bayi tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan (kambing) untuknya pada hari ke tujuh, dicukur dan diberi nama” [HR Abu Dawud, no. 2838, at-Tirmidzi no. 1522, Ibnu Majah no. 3165 dll.
Hadits tersebut di atas dishahihkan oleh al-Hakim dan disetujui oleh adz-Dzahabi, Syaikh al-Albani dan Syaikh Abu Ishaq al-Huwaini dalam kitab al-Insyirah Fi Adabin Nikah hlm. 97]
Kemudian mengenai rambut bayi yang dicukur saat pelaksanaan aqiqah, cukuran bayi tersebut ditimbang yang kemudian disedekahkan berdasarkan hitungan harga perak seberat timbangan dari rambut tersebut. Ingat ya, perak bukan emas (menurut ulama ini yang lebih kuat). sebagian ulama juga menilai bahwa semua hadis yang menganjurkan sedekah dengan perak, seberat rambut bayi adalah dhaif.
tata cara aqiqah
Gambar ilustrasi tata cara aqiqah – pemotongan rambut bayi
Salah satu hadis yang mejadi acuan dalam sedekah seharga perak ini adalah hadis dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengakikahi Hasan dengan kambing, dan beliau menyuruh Fatimah,
عق رسول الله صلى الله عليه وسلم عن الحسن بشاة، وقال: يا فاطمة احلقي رأسه وتصدقي بزنة شعره فضة
‘Cukur rambutnya, dan bersedekahlah dengan perak seberat rambut itu.’
Fatimah pun menimbang rambut itu, dan ternyata beratnya sekitar satu dirham atau kurang dari satu dirham. (HR. Turmudzi 1519, Ibnu Abi Syaibah dalam Mushanaf 24234, dishahihkan al-Hakim dalam Mustadrak 7589 dan didiamkan azd-Dzahabi).
Beberapa rukun aqiqah yang juga sebagai syarat dari pelaksanaan perlu diketahui, supaya dalam pelaksanaannya benar-benar sesuai dengan syariat Islam. Dengan rukun yang benar, maka tujuan  yang hendak dicapai dalam menggapai pahala dari Allah dapat dilakukan dengan melaksanakan ibadah yang berlandaskan dalil hadis Nabi.
Di dalam Islam, pelaksanaan aqiqah ini memiliki hukum yaitu sunnah mu’akkadah, yakni ibadah yang sangat dianjurkan dan pahalanya mendekati pahala ibadah wajib. Bagi orang yang menanggung nafkah hidup sang anak wajib sangat disarankan untuk melaksanakan aqiqah pada hari ketujuh. Namun, jika tidak mampu melaksankannya tidak ada dosa baginya.
Bagi anak laki-laki disunahkan untuk menyembelih dua ekor kambing dan bagi anak perempuan disunahkan untuk menyembelih seekor kambing. Mengenai rukun aqiqah sebagai dasar yang shahih, hendaknya sesuai dengan waktu, hewan aqiqah memenuhi syarat sah dan tata cara pelaksanaannya sesuai tuntunan Nabi. Ibadah yang baik dan amalan ibadahnya diterima Allah adalah harus sesuai dengan ajaran Islam (tuntunan Nabi). JIka tidak berlandaskan tuntunan Nabi, maka ibadah tersebut tertolak. Naudzubullahi mindzalik.
pelaksanaan aqiqah
Dalam melaksanakan ibadah selalu sertai dengan niat ikhlas untuk mengharap ridhlo Allah. Tak terkecuali dengan menjalankan ibadah aqiqah, yang pertama dilakukan adalah niat. Setelah niat sudah dilakukan maka ikuti tata cara nabi dalam melaksanakan ibadah tersebut.

Dalil Hukum Pelaksanaan Aqiqah

Berikut adalah beberapa hadist yang menjadi dalil atau dasar dari pelaksanaan ibadah aqiqah.
Salman bin ‘Amir Ad-Dhabiy
Dikatakan bahwa Rasulullah bersabda, “Aqiqah dilaksanakan karena adanya kelahiran bayi, maka sembelihlah hewan dan hilangkanlah semua gangguan darinya.”
Samurah bin Jundab
Dikatakan bahwa Rasulullah bersabda, “Semua anak bayi tergadaikan dengan aqiqahnya di hari ketujuhnya disembelih hewan, diberi nama, dan dicukur rambutnya.”
Aisyah

Dikatakan oleh Aisyah, Rasulullah bersabda, “Bayi laki-laki diaqiqahi dengan dua kambing yang sama dan bayi perempuan satu kambing.”
Demikian penjelasan mengenai rukun aqiqah yang perlu diketahui bagi keluarga Muslim yang memiliki anak, terutama pasangan yang baru menikah. Kami merekomendasikan anda untuk mempelajari tata cara pelaksanaan aqiqah yang sesuai dengan ajaran Islam dan juga sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW. Setiap ibada harus didukung oleh dalil dan hadits-hadits yang shahih. Dengan memiliki wawasan dan pengetahuan yang cukup tentang agama termasuk rukun aqiqah maka setiap muslim akan yakin dalam menjalankan ibadah. Sekali lagi anda yang baru berencana untuk untuk melakukan aqiqah sesuai syariat Islam, pelajari syarat dan rukun aqiqah. Semoga bermanfaat.
Ingin mendapatkan paket aqiqah murah? Hubungi kami segera untuk mendapatkan penawaran harga menarik. Klik tombol WA berikut

Alamat Layanan aqiqoh solo : Sumber Nayu 03/12,Kadipiro, Banjarsari, Solo. 57136
Alamat Layanan aqiqoh semarang : Di Jalan Mawar 2 Nomer 135 ,Sendang Mulyo, Tembalang ,Semarang
Alamat Layanan aqiqah Jogja : Mandungan 1 rt2 rw 24 margoluwih,kecamatan seyegan, sleman,Yogyakarta. kode pos 55561

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.